Visual Branding Untuk UKM

by | Apr 4, 2015 | Edisi 13 | 1 comment

EKONOMI KREATIF

Dari Mata Turun Ke Hati

“Dari mata turun ke hati”, itulah idiom yang telah menjamur di kalangan masyarakat mengenai sesuatu yang bisa menimbulkan ketertarikan setelah seseorang melihatnya. Penjelasan tersebut untuk zaman sekarang tampaknya tak hanya diimplikasikan terhadap seseorang yang sedang jatuh hati terhadap lawan jenis, namun juga terhadap produk-produk kebutuhan manusia.

Dari Mata Turun Ke Hati KERTOSONO.NET – Negeri ini telah melewati berbagai sistem perekonomian, seperti; ekonomi pertanian, industri, dan informasi. Perkembangan global melahirkan sistem perekonomian baru, yaitu ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif sering dilihat sebagai sebuah konsep yang memayungi konsep lain, dan menjadi populer di awal abad ke-21 ini, yaitu industri kreatif. Dengan daya saing tinggi, kemandirian, ide dan kreativitas diharapkan konsep ini dapat mengantarkan Indonesia ke perekonomian yang lebih maju.

Tak ayal sekarang semakin banyak produk-produk lokal yang sedang berusaha menyejajarkan diri dengan produk-produk bonafide dari luar negeri. Sebagai contoh, kini telah menjamur berbagai produk yang lahir dari UKM. Sebut saja kuliner, salah satu sektor dari 15 cabang industri kreatif ini sedang ramai di pasaran. Hasilnya berupa makanan jadi ataupun gerai toko, kafe atau bahkan mobile (gerobak) menjadi fokus utama penggerak yang sedang menjalani bisnis ini. Namun dari proses itu semua, hal yang paling berdampak pada tingkat perhatian masyarakat atau konsumen adalah keunikan produk. Keunikan bisa dilihat dari produk itu sendiri maupun dari penampilan yang berbeda dibandingkan dengan produk sejenis lainnya.

Berbicara tentang penampilan sebuah produk, maka tak akan lepas dengan istilah branding atau proses, yaitu aktivitas meletakkan merek di benak masyarakat tentang citra merek yang dijual dan dipasarkan. Salah satu bagian dari branding adalah identitas perusahaan atau yang paling sederhana disebut logo. Tak dipungkiri logo ibarat wajah, ia adalah penampilan dari keseluruhan nilai-nilai yang terkandung di dalam perusahaan atau merek berupa nama dan simbol visual. Dengan logo, pembeli bisa membedakan mana A dan mana B, siapa A dan siapa B.

Faktor-faktor Desain Kemasan:

  1. Faktor keamanan. Kemasan harus melindungi produk terhadap berbagai kemungkinan yang dapat menjadi penyebab timbulnya kerusakan barang.
  2. Faktor ekonomi. Perhitungan biaya produksi yang efektif termasuk pemilihan bahan, sehingga tidak melebihi proporsi manfaatnya.
  3. Faktor pendistribusian. Kemasan harus mudah didistribusikan hingga ke tangan konsumen, kemudahan penyimpanan dan pemajangan perlu dipertimbangkan sehingga tidak menyulitkan perletakan di rak atau tempat pemajangan.
  4. Faktor komunikasi. Sebagai media komunikasi kemasan menerangkan dan mencerminkan produk, citra merek dan juga bagian dari produksi dengan pertimbangan mudah dilihat, dipahami dan diingat.
  5. Faktor ergonomic (kenyamanan). Pertimbangan agar kemasan mudah dibawa dan dipegang, dibuka dan mudah diambil sangatlah penting.
  6. Faktor estetika. Keindahan ada kemasan merupakan daya tarik visual yang mencakup pertimbangan penggunaan warna, bentuk, merek, ilustrasi, huruf, tata letak dan maskot, tujuannya adalah mencapai mutu daya tarik visual secara optimal.
  7. Faktor identitas. Secara keseluruhan kemasan harus berbeda dengan kemasan lain, memiliki identitas produk agar mudah dikenali dan dibedakan dengan produk lain.
  8. Faktor promosi. Kemasan punya peranan penting dalam bidang promosi, dalam hal ini kemasan berfungsi sebagai ”silent sales person”.
  9. Faktor lingkungan. Dalam situasi dan kondisi sekarang ini masalah lingkungan sangatlah penting, untuk itu banyak perusahaan yang menggunakan kemasan yang ramah lingkungan dan dapat didaur ulang dan dipakai ulang.

Desain kemasan

Selama puluhan bahkan ratusan tahun, fungsi sebuah kemasan hanyalah sebatas untuk melindungi barang atau mempermudah barang untuk dibawa dan disimpan. Namun seiring dengan perkembangan jaman yang semakin kompetitif, terjadi penambahan nilai-nilai fungsional dan peranan kemasan yang diperlukan dalam pemasaran. Sebagai satu kekuatan utama dalam persaingan pasar, salah satunya adalah dari sisi branding dan desain grafis.

Peran branding dan desain grafis dalam kemasan saat ini menjadi unsur yang sangat penting bagi sebuah produk, karena dengan hal tersebut produk mampu dikenal secara visual oleh konsumen dan menjadikan beda terhadap produk sejenis lainnya. Namun yang perlu digarisbawahi adalah selain manfaat dari sisi visual, peran branding dan desain grafis pada kemasan juga memberikan nilai segmentasi terhadap produk yang akan dijual dan berpengaruh terhadap penentuan harga. Maka sangat dianjurkan sebelum produk dipasarkan, hendaknya memikirkan strategi pemasaran, siapa target utama dari produk tersebut ,dan bagaimana tipikal visual yang cocok diterapkan sesuai dengan target pasar. Kemasan merupakan salah satu pemecahan masalah untuk menarik konsumen karena berhadapan langsung dengan konsumen.

Desain kemasan yang baik, tidak hanya menarik (eye catching) bila dipajang di rak penjualan, tetapi juga dapat meyakinkan konsumen untuk membeli dan tentunya jujur. Jujur dalam hal ini adalah informasi terkait dengan produk yang ada pada kemasan benar-benar sesuai dengan isi yang dijual, karena bila tidak, akan berdampak buruk terhadap penilaian suatu produk. Misalnya, produk A gambar pada kemasannya berupa pisang, namun setelah dibuka ternyata berbentuk singkong. Kapasitas kemasan juga berkaitan dengan ongkos produksi, bila anggaran hanya mampu menggunakan bentuk dan bahan kemasan yang standar, maka elemen grafis pada kemasan menjadi hal yang patut dimatangkan karena merupakan faktor penentu, menarik atau tidaknya sebuah kemasan. Sebagai contoh, menggunakan teknik yang lebih sederhana dan murah dengan cara sablon berupa gambar satu warna (monochrome) atau dengan cetak digital printing berupa stiker yang ditempelkan langsung pada kemasan.

Dari ulasan tersebut, proses branding berupa logo maupun desain kemasan hal terpenting yang harus diperhatikan adalah implementasi dari branding. Tidak hanya mengikuti gaya produk yang sudah ada atau meniru pesaing, karena dasar dari sebuah branding adalah menjadikan produk kita berbeda dengan yang lain. Maka diharapkan dalam proses pembuatan logo dan desain kemasan lebih baiknya diberikan kepada yang professional di bidangnya, berupa biro desain, atau menggunakan jasa desainer. Bila diberikan kepada ahlinya, maka hasil akan tercapai lebih maksimal dan mampu dipertanggungjawabkan. Atau bila perusahaan sudah mempunyai gambaran umum mengenai ide dasar dan konsep, tinggal diberikan kepada visualizer untuk mentransfer dalam bentuk visual. Setelah itu hasil akhir berupa file digital diserahkan kepada pihak percetakan untuk diproduksi masal. Namun bila pemilik produk juga mampu merancang logo atau desain kemasan dengan cukup baik, tak ada salahnya. Selagi masih paham nilai secara estetis dari sebuah visualisasi dan di sisi lain tak dipungkiri untuk menghemat biaya pengeluaran. Semoga kita sebagai penggerak di bidang ekonomi kreatif lebih sadar akan pentingnya sebuah branding dan desain grafis sebagai upaya menyehatkan perekonomian Indonesia. (Fariz R. Wijaya)

Archives

Categories

E-Magazine PDF Version


Arsip Majalah Kertosono Versi 1.00

Susunan Redaksi Majalah Kertosono Edisi 13. Editor in Chief: Firdaus Effendy. Senior Editor: Kusdianto, Ety Andrijana, Faizal Ansyori, Difana Jauharin. Managing Editor: Davit Adi Saputro. Editor: Livia Alvita. Digital Marketing Executive: Moh. Alvin Kholily. Art Director: Fariz R. Wijaya. Web Developer: Lian Aga Aditya. Kontributor Tulisan: Deni Ekawati, Wijaya Kurnia, Andira Gita N, Wisnu Retno, Nimas Faradyta, Nalindera Karismawati. Kontributor Perwajahan: Nanda Nini Anggalih, Andri Gianapril William, Aditya Frilly H. Fotografi: PhoKerS. ALAMAT REDAKSI: Jl. Merapi RT. 03 RW. 02 Ds. Tanjung Kertosono. PENERBIT: KERTOSONO KREASI MANDIRI (http://kkm.kertosono.net). AKUN BANK/BANK ACCOUNT: No. 2050-01-000784-53-6 BRI KCP KERTOSONO A/n: KERTOSONO KREASI MANDIRI

Pin It on Pinterest

Shares
Share This