Rumah Kreatif Kharisma

by | May 2, 2017 | Edisi 16, edukasi | 0 comments

Penulis: Halimatus Sya’dyyah
Fotografer: Halimatus Sya’dyyah
Usia emas (golden age), antara 0 – 6 tahun, mengambil porsi besar dalam menentukan kesuksesan dan keberhasilan anak. Pada usia ini, mereka menyerap semua informasi tanpa melihat baik buruknya. Orang tua seringkali menemukan kebingungan terhadap pola asuhnya. Hal ini disebabkan beberapa faktor, di antaranya: ketidaksiapan, kurangnya wawasan terhadap pendidikan, dan ketidakmampuan orang tua menstimulasi potensi anak.


KERTOSONO.NET

Pepatah lama yang mengatakan “tidak ada sekolah menjadi orang tua,” tidak seutuhnya benar. Rumah Kreatif Kharisma adalah jawaban bagi orang tua yang menghadapi kendala mengarahkan anak usia dini, salah satunya dari kecanduan gadget. Paparan teknologi seringan apapun, tentu membawa perubahan signifikan secara fisik, kognitif, emosi, sosial, dan motorik anak.

Awal mulanya, orang tua merasa senang melihat sang anak lebih anteng dengan gadget-nya. Demikian pula, saat mengajarkan angka, doa-doa, membedakan warna, bercerita,dan lain-lain akan lebih mudah dengan rangsangan visual ditambah audio. Namun, lambat laun anak menjadi sering asyik sendiri sehingga aktivitas fisiknya terbatas.

“Seharusnya penggunaan gadget sebagai media belajar disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Anak tetap membutuhkan aktivitas lain untuk aspek perkembangan lainnya,” ungkap Gesa, pendiri sekaligus pemateri di Rumah Kreatif Kharisma, saat ditemui MaKer di Desa Tembarak Gang XII.

Gadget tidak selalu membawa dampak buruk. Namun, pengaruh positifnya dapat dimaksimalkan jika orang tua memberi arahan dengan tepat tentang aturan kapan, bagaimana, dan lamanya penggunaan gadget tersebut. Kecenderungan anak mudah tergoda mengharuskan orang tua terampil membuat aktivitas lain yang lebih menarik daripada gadget-nya.

Sayangnya, pilihan aktivitas seringkali terbatas pada seputar kemampuan baca tulis hitung (calistung). Tuntutan orang tua dan persaingan antar lembaga pendidikan membuat guru PAUD melakukan curi- curi kesempatan mengajarkan anak calistung terlalu dini. Tidak sedikit bahkan orang tua yang mengikutkan anaknya les calistung.

“Padahal calistung hanya mengembangkan aspek bahasa (baca), motorik halus (tulis), dan kognitif (hitung). Sementara tiga aspek lainnya: nilai agama dan moral, sosial emosional, dan seni juga tidak kalah penting. Untuk itulah keenam aspek harus diajarkan seimbang,” terang lulusan Program Master jurusan Pendidikan Anak Usia Dini ini.

Bila salah satu dari keenam aspek berat sebelah, maka perkembangan anak menjadi kurang baik. Contoh kecil yang sering dikeluhkan orang tua peserta “Creative Parenting” adalah anaknya pemalu, gampang tersinggung, dan kurang bisa bergaul. Nilai ini tidak dapat ditanamkan secara verbal ke anak apalagi disertai bentakan. Namun, bisa diselipkan melalui dongeng menggunakan metode wayang, salah satu materi di Rumah Kreatif Kharisma.

“Orang tua perlu diberikan pemahaman tentang aspek yang perlu dikembangkan dan cara sederhana untuk menstimulasinya. Memang belum semua orang tua memiliki kesadaran akan pentingnya program tersebut,” tutur wanita berhijab ini.

Secara umum, target Gesa kedepan adalah memperkaya pengalaman belajar anak melalui kegiatan yang menyenangkan. Persiapan untuk sekolah dasar memang penting tapi tidak boleh mengesampingkan fakta bahwa pembelajaran anak usia dini kental dengan kegiatan bermain. Gesa juga mengajak orang tua untuk berperan aktif membuat alat permainan edukatif sebagai penunjang pembelajaran anak di rumah.

Tidak hanya untuk orang tua, Rumah Kreatif Kharisma juga membuka dua program. Program ‘Ayo Main’ dikhususkan untuk anak usia 2 – 6 tahun yang ingin mengisi waktu luang di akhir pekan. Program ‘Reguler dan Privat’ untuk bimbingan bermain sambil belajar.

Archives

Categories

E-Magazine PDF Version


Arsip Majalah Kertosono Versi 1.00

Susunan Redaksi Majalah Kertosono Edisi 16. Editor in Chief: Davit Adi Saputro. Senior Editor: Kusdianto, Ety Andrijana, Faizal Ansyori, Difana Jauharin. Managing Editor: Livia Alvita. Editor: Tamaya Aristalia Arlini, Halimatus Sya’dyyah, Eva Nurohmah. Digital Marketing Executive: Moh. Alfin Kholily. Art Director: Fariz R. Wijaya. Web Developer: Moch. Cholil Hamzah. Fotografi: PhoKerS. ALAMAT REDAKSI: Jl. P. Sudirman G5 Kertosono 64351 Phone : +62358-555640. PENERBIT: KERTOSONO KREASI MANDIRI (http://kkm.kertosono.net). AKUN BANK/BANK ACCOUNT: No. 2050-01-000784-53-6 BRI KCP KERTOSONO A/n: KERTOSONO KREASI MANDIRI

Pin It on Pinterest

Shares
Share This