MENELADANI KOTA BOGOR

by | Jun 3, 2016 | Edisi 15, Opini | 0 comments

Rubrik: Referensi
Penulis: Tamaya Arlini

Perencanaan tata kelola kota yang baik penting bagi suatu wilayah guna memenuhi undang-undang dan harapan masyarakat. Bogor bisa jadi percontohan dalam penerapannya.

Gambar Meneladani Kota Bogor AKERTOSONO.NET
Dewasa ini, masyarakat tengah mengidam-idamkan sebuah kota dengan tata kelola yang baik. Tersedia dan terpeliharanya area publik bisa menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan kota dalam mewujudkan hal tersebut.

Tata kelola kota didefinisikan sebagai usaha menata/mengelola suatu kawasan yang ada pada satu wilayah dengan tujuan terciptanya keteraturan. Perencanaan dan pelaksanaannya adalah wewenang pemerintah kota/kabupaten sebagai eksekutor.

Dalam UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang dan ruang terbuka hijau telah mengatur peran pemkab/pemkot dalam pengembangan dan pengelolaan kabupaten/kota. Diatur juga dalam undang-undang tentang penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) paling sedikit 30% dari luas wilayah penyedianya.

Beberapa wilayah sedang berinisiasi mewujudkannya, mulai dari kota metropolitan hingga kota mikropolitan.
Bogor contohnya, salah satu kota yang sukses memenuhi undang-undang tersebut. Kota ini telah memiliki RTH seluas 54,7% dari total luas wilayahnya. Hal ini ditunjang letak strategis Kota Bogor dengan curah hujan tinggi.

Oleh sebagian orang Bogor disebut-sebut sebagai Green City, sebuah kota yang mampu menyeimbangkan antara pembangunan dan pengembangan kota dengan kelestarian lingkungan. Sehingga menjadikannya sebagai kota rujukan berlibur.

Seolah belum puas, belum lama ini Pemkot Bogor berencana menambah titik lokasi RTH baru. Pemkot telah menyiapkan lokasi seluas 2 hektar untuk pembangunan Taman Heuluang. Direncanakan lokasi taman akan dilengkapi tempat pengolahan sampah, bank sampah, dan taman pembibitan yang berguna bagi praktikum pelajar.

Selain itu, demi mewujudkan ketertiban, Pemkot Bogor juga melakukan penertiban pedagang kaki lima. Area yang menjadi fokus penertiban adalah Jalan Sawojajar, Jalan Dewi Sartika dan Jalan M. A Salmun di sekitar Pasar Anyar. Area-area tersebut dinilai kumuh dan biang kemacetan.

Di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Pemkot Bogor menyediakan fasilitas wifi di area-area publik sebagai pendorong kemudahan masyarakat dalam mengakses internet. Atas perannya, Bogor meraih prestasi sebagai runner up pertama pada gelaran Indonesia Digital Society Award 2014. Suatu ajang penghargaan untuk pemerintah kota/kabupaten di seluruh Indonesia mengenai penerapan dan pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi di kota/kabupaten.

 

Dalam penerapan tata kelola kota, Bogor bisa menjadi teladan bagi kota/kabupaten lain. Namun, meneladani bukan berarti harus menjiplak. Suatu wilayah harus memiliki karakter yang mejadi identitas. Tata kelola kota tidak bisa disama-ratakan antara satu wilayah dengan wilayah lain. Perbedaan geografi lingkungan menjadi pertimbangan perencanaan. Maka penting melakukan pengkajian sebelum pelaksanaannya.

Terlepas dari perencanaan dan pengelolaan wilayah oleh pemerintah, peran masyarakat dalam memanfaatkan area publik haruslah bijak. Jangan sampai area publik justru jadi tempat kumuh akibat vandalisme.

Semoga dalam waktu dekat tata kelola kota yang baik dapat terwujud di seluruh wilayah di Indonesia. Tak lagi hanya jadi dambaan masyarakatnya, namun sudah terealisasi di depan mata.

Archives

Categories

E-Magazine PDF Version


Arsip Majalah Kertosono Versi 1.00

Susunan Redaksi Majalah Kertosono Edisi 15. Editor in Chief: Firdaus Effendy. Senior Editor: Kusdianto, Ety Andrijana, Faizal Ansyori, Difana Jauharin. Managing Editor: Davit Adi Saputro. Editor: Livia Alvita, Tamaya Aristalia Arlini, Halimatus Sya’dyyah, Eva Nurohmah. Digital Marketing Executive: Moh. Alvin Kholily. Art Director: Fariz R. Wijaya. Web Developer: Moch. Cholil Hamzah. Fotografi: PhoKerS. ALAMAT REDAKSI: Jl. P. Sudirman G5 Kertosono 64351. PENERBIT: KERTOSONO KREASI MANDIRI (http://kkm.kertosono.net). AKUN BANK/BANK ACCOUNT: No. 2050-01-000784-53-6 BRI KCP KERTOSONO A/n: KERTOSONO KREASI MANDIRI

Pin It on Pinterest

Shares
Share This